Yarmuk; Kamp bagi Warga Palestina di Damaskus | Revolusi Suriah
Home » , , , » Yarmuk; Kamp bagi Warga Palestina di Damaskus

Yarmuk; Kamp bagi Warga Palestina di Damaskus

TENTANG YARMUK |
(Kamp bagi warga Palestina di Damaskus - Suriah) |
Oleh : Alyan Talal |

Ada keheningan mengerikan terjadi di dalam sebuah kamp Palestina di Damaskus.

Telah hampir satu setengah tahun, Kamp Yarmuk berubah menjadi kelinci percobaan atas taktik baru yang dilakukan oleh dinasti Assad. Taktiknya adalah dengan mengisolasi suatu daerah/kota dalam waktu lama sampai warganya bertekuk lutut menyerahkan diri lalu menyerah.

Dinasti Assad menampakkan ambisi pengepungan ini seakan-akan untuk memukul dan memutus aliran persenjataan Mujahidin di dalam Kamp, walau sebenarnya bukan itu yang sesungguhnya terjadi. Rezim dalam kurun waktu pengepungan ini telah sengaja melakukan serangan dahsyatnya dengan cara menahan pasokan sumber daya dan kebutuhan dasar manusia yang sangat mereka diperlukan.

Hampir semua bentuk bantuan, baik itu medis maupun makanan dari luar dihalangi dan dilarang masuk ke dalam. Fatwa tentang diperbolehkannya memakan kucing liar karena desakan kelaparan juga sebenarnya berasal dari Yarmuk yang kemudian fatwa ini menjadi begitu terkenal dan tersebar seperti sekarang ini. Warga kamp Yarmuk terus memprotes pengepungan di tengah-tengah kesulitan yang mereka hadapi sehari-hari.

" Anak-anak ini butuh susu, mereka juga butuh roti untuk dimakan.
Satu kilo beras harganya bisa mencapai 21 dolar di pasar! tidak ada makanan dan roti, kami sekarat karena kelaparan. "

Anak anak Yarmuk harus menanggung beratnya penderitaan karena mereka menderita kekurangan gizi akibat pengepungan ini. Para aktivis Yarmuk bahkan telah mengeluarkan laporan jumlah korban tewas adalah sebagiannya adalah anak-anak.

Akses kesehatan dan obat-obatan juga sangat terbatas, tanpa persediaan obat yang memadai, warga akan semakin berhadapan dengan masalah antara hidup dan mati. Hal ini cukup menggelisahkan sebagian besar dokter dan praktisi kesehatan. Sederhananya, mereka tetap akan terus kekurangan staf medis yang dapat mengobati warga walaupun obat-obatan diizinkan masuk ke dalam.

Yarmuk yang dulu ditempati sebanyak lebih dari 160.000 pengungsi asal Palestina, saat ini telah bekurang menjadi hanya sekitar 30.000 orang. Namun karena saat ini mereka masih berada dalam pengepungan dan penembakan, warga menolak untuk dijadikan pengungsi untuk kedua kalinya. Ketika Assad meminta warga sipil meninggalkan Yarmuk sehingga mereka bisa menyerang pejuang secara langsung, warga Palestina yang masih bertahan di dalam Kamp menolak. Sekali lagi, dengan tegas mereka mengatakan, "tidak akan ada migrasi yang terjadi dari Yarmuk camp, kecuali dari Yarmuk ke Yerusalem/Palestina. "

Selain berada di tengah blokade, Yarmuk juga masih harus menderita dengan serangan rezim yang berlangsung hampir setiap hari. Warga yang masih bertahan mencoba menyerukan kepada dunia akan keadaan mereka yang tiada bantuan medis, makanan atau bantuan apapun masuk ke dalam. Mereka juga menyuarakan keprihatinannya atas ketidakpedulian dunia kepada mereka.

Yarmuk sangat jarang dibicarakan oleh dunia maupun media massa manapun. Yarmuk hampir tak pernah disebut. Namun, warga Yarmuk tetap tak putus asa dan kehilangan harapan, Mereka terus berupaya gigih tetap tinggal dan menolak untuk pergi.

Sebagaimana yang kita ketahui, pengungsi adalah komponen yang paling rentan dari rakyat Palestina. Mungkin banyak dari kita masih mengingat gambaran pembantaian Sabra-Shatilla, yang begitu memuakkan, dan menyedihkan. Sekarang, kelaparan dan penderitaan Yarmuk telah memanggil kita untuk peduli dengan nasib warga Muslim Palestina.

Qusai Goes On Hunger
fb: qusaihungerstrike

UNTUK AMAL dan DAKWAH, SEBARKAN TULISAN INI..!!

0 Komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Artikel Terkini

Popular Post

 

Support : Peta Blog | Donasi | Tentang
Copyright © 2013. Revolusi Suriah
All Rights Reserved

Template Created by Creating Website
Edited by Hanzhalah wa-Qaashiraat
Proudly powered by Blogger


Flag Counter